Pochettino Bahas Plan Masa Depan Usai Final Liga Champions

Mauricio Pochettino menunda diskusi dengan pemilik Tottenham Hotspur, Daniel Levy, mengenai masa depannya menjadi pelatih Tottenham sampai usai laga pamungkas Liga Champions pada Juni nanti.

Tottenham Hotspur sukses mengamankan 1 tempat pada laga pamungkas Liga Champions karena come back mengesankan menghadapi Ajax. Sebelumnya, Spurs terpaut 3 skor sampai bisa merubah agregat jadi 3-3 dan menang produktivitas goal tandang.

Pochettino sebelumnya dihubungkan dengan sejumlah klub, mengindikasikan bakal berhenti menukangi Spurs jika anak asuhnya bisa mempersembahkan piala Liga Champions. Tapi, pada akhirnya Pochettino mau memulai diskusi usai pertandingan laga pamungkas Liga Champions.

“Setelah 5 tahun, aku bakal mengulangi, usai 5 tahun, ini merupakan waktu untuk menutup bab, ” jelasnya pada konferensi pers.

Selain itu, Pochettino mengatakan amat bangga dengan 5 tahun perdana di Spurs. Pasalnya, bisa melewati bidikan inti tim. Incaran 5 tahun perdana ialah membuat stadion, tapi dia bisa melebihi incaran tim dengan mengantarkan Spurs menuju pertandingan laga pamungkas Liga Champions.

“Sangat pasti 5 tahun kemarin jika prioritasnya ialah stadion yang tengah diselesaikan dan menuntaskan fasilitas pos pelatihan. ”

“Setelah berhasil 5 tahun perdana, sebab buat pertama kali sepanjang sejarah kami, Tottenham bakal memainkan laga pamungkas Liga Champions dan menuntaskan stadion paling baik di planet ini. Ini kesuksesan besar. Ini alasannya kami merasa amat bangga dengan 5 tahun ini. ”

Usai pertandingan laga pamungkas, Pochettino dan pemilik tim, Daniel Levy, baru bakal memulai perbincangan soal masa depannya menjadi pelatih tim.

“Apa berikutnya dan bagaimana kami menjelaskan pada Kamu. Pastinya Kamu mengerti sukar untuk aku untuk menjelaskannya. Ini percakapan dengan Daniel, aku harus mendengarkan Daniel, ia bosnya, pemiliknya. ” tutur Pochettino.