Lakukan Selebrasi Vulgar, Diego Simeone Bisa Dapat Sanksi dari UEFA

Juru tak-tik Atletico Madrid, Diego Simeone, sesuai kabar dari Omnisport, akan memperoleh sanksi dari UEFA atas perayaan vulgar yang dilakukannya saat melawan Juventus di leg pertama babak 16 besar Liga Champions lalu.

Dalam laga tersebut, Atletico sukses menaklukkan tim tamu dengan dua gol tanpa balas. Usai Jose Maria Gimenez menjebol gawang Juventus saat laga sudah berjalan hingga menit ke-78, Diego Godin memastikan hasil positif Los Rojiblancos dengan golnya 7 menit jelang waktu normal berakhir.

Diego Simeone antusias menyambut goal pembuka Atletico yang dibuat oleh Gimenez. Juru tak-tik dari Argentina tersebut melakukan perayaan sambil memegang selangkangan serta menghadap menuju tribun penggemar Atletico Madrid.

Reaksi Simeone mengundang kecaman dari banyak kalangan. Ia juga langsung meminta maaf usai pertandinigan usai.

“Saya tak menujukan itu (selebrasi) guna klub lainnya. Aku menghadap pada semua pendukung kami. Aku mengaku ini bukanlah gestur yang bagus, namun merasa harus melakukannya, kata lelaki yang terus disapa El Cholo itu, menurut dilansir Football5star melalui Sky Sport Italia.

Sampai sekarang, belum diumumkan suspensi apa yang diberi UEFA pada Simeone. Meski begitu, ia terancam tak dapat menemani Atletico saat melawan Juventus di leg ke-2 di Allianz Stadium pada 12 Maret nanti.

Tak cuma Diego Simeone, Atletico Madrid jua akan disanksi karena sekelompok suporternya menghalangi tangga serta melempar benda ke dalam gelanggang. Begitu juga Juventus atas keterlambatan mengawali laga di babak ke-2.