Klopp Tidak Sekalipun Mainkan Heavy Metal Football di Liverpool

Juergen Klopp perlu 4 kompetisi musim untuk menjuarai piala perdananya bareng Liverpool. Semenjak 2015, dia tersohor menggunakan pendekatan permainan cepat di tim The Reds. Publik mengenalnya dengan konsep sepakbola heavy metal.

Tapi, di dalam sebuah wawancara, Klopp memaparkan ia tak sekalipun menggunakan istilah begitu di Liverpool. Anggapannya, ini cuma caranya menggambarkan perbedaan tak-tiknya dengan Arsene Wenger.

Klopp tiba pada kompetisi musim 2015/16 sebagai pengganti Brendan Rodgers. Semenjak kala ini, dia telah sukses mengantarkan The Reds menuju beberapa laga final kayak Piala Liga, Liga Europa dan Liga Champions. Tapi, baru saja laga pamungkas Liga Champions lalu yang sukses dimenangkannya.

“Aku telah kerap menjelaskan hal itu, ratusan kali. Saya memakai istilah ini sebab di kala itu terdapat media yang menanyakan perbedaan diriku dan Arsene Wenger. Di kala itu saya belum kenal Arsene, cuma menyaksikan cara kesebelasannya berlaga dan memang lain denganku, ” jelasnya saat diwawancarai oleh Channel empat News.

“Di situlah saya memakai istilah ini untuk membikin gambaran tentang perbedaan gaya berlaga yang kami dambakan. Semenjak kala itu, saya mulai berpikir rasa-rasanya istilah ini tak sewajarnya diterapkan sebab saya tak sekalipun menerapkan heavy metal football, ” jelasnya meneruskan.

Liverpool sukses memenangi Liga Champions untuk yang ke 6 kalinya selama history. Sebelumnya, The Reds telah sempat menjuarainya pada 1977, 1978, 1981, 1984, dan 2005.