10 Kepergian Langsung Antara AC Milan dan Juventus

10 Kepergian Langsung Antara AC Milan dan Juventus

2 klub Serie A, Juventus dan AC Milan baru mengkonfirmasikan kesepakatan mengenai perekrutan 3 pesepakbola yang melibatkan Higuain, Bonucci serta Mattia Caldara.

Melalui website mereka, baik Juventus atau pun Milan menegaskan bila Higuain dan Caldara hijrah menuju ke Rossoneri, dan Bonucci lagi-lagi menuju ke pangkuan Bianconeri.

Meski demikian, ke-3 pesepakbola ini tidaklah yang pertama-tama hijrah langsung dari Juventus menuju ke Milan atau pun sebaliknya. Sebelumnya, terdapat sejumlah nama yang lain yang lebih dahulu melaksanakannya. Siapakah saja mereka? Berikut ini datanya yang kami ambil dari situs berita Liga Inggris:

Roberto Baggio – Baggio bersatu dengan Juventus tahun 1990 dari Fiorentina. Dirinya lalu memperoleh keberhasilan di sana dengan meraih piala Serie A, Piala UEFA serta Coppa Italia.

Meski demikian, Baggio selanjutnya ditendang menuju ke AC Milan tahun 1995 untuk kasih ruang terhadap Alessandro Del Piero. Sejauh 2 kompetisi musim di Milan, Baggio sekadar memperoleh 1 trofi Serie A.

Edgar Davids – Sehabis namanya muncul di Ajax, Davids merapat menuju Italia dengan AC Milan. Tetapi, bintang yang beroperasi sebagai gelandang yang biasa disebut The Pitbull tersebut enggak mampu gemilang lantaran enggak mampu bermain di skuat kunci Rossoneri.

Seperti laporan dari situs livescore Liga Inggris, Davids lalu ditandatangani Juventus tahun 1997. Dirinya bertindak sebagai pesepakbola kunci Marcelo Lippi dan turut serta memberikan kontribusi 3 trofi Scudetto dan 2 Piala Supercoppa Italia.

Filippo Inzaghi – Juventus mendatangkan Inzaghi tahun 1997 sehabis bermain begitu istimewa dengan Atalanta. Dirinya gemilang dengan Si Nyonya Tua dengan menghantarkan kesebelasan memboyong piala Serie A serta Supercoppa Italiana.

Meski demikian, Inzaghi ditendang menuju ke AC Milan tahun 2001 lantaran keberadaan David Trezeguet. Inzaghi bertindak sebagai kepingan dari keberhasilan Milan waktu memenangkan 2 Scudetto dan 2 trofi Liga Champions.

Cristian Zenoni – Zenoni didatangkan AC Milan dari Atalanta tahun 2001. Tetapi, dirinya langsung ditendang menuju ke Juventus jadi kepingan dari kepergian Filippo Inzaghi.

Zenoni sekadar membela Juventus sejauh 2 kompetisi musim nya yang ke 1 walaupun dikontrak 5 tahun. Dirinya dilaporkan blog berita Liga Inggris terkini sudah dipindahkan berstatus pinjaman menuju ke Sampdoria sebelum statusnya dijadikan sebagai permanen pada 2005.

Christian Abbiati – Abbiati bermain untuk Milan sejauh 15 tahun setelah 1998 sampai dengan 2016. Sejauh masa ini, keeper Italia tersebut merasakan sejumlah trofi tergolong 3 gelar Serie A dan 1 Liga Champions.

Sejauh mengenakan jersey Milan, Abbiati sudah dipindahkan berstatus pinjaman menuju ke Juventus pada kompetisi musim 2005/06. Tetapi, dirinya sekadar bertanding 19 kali sebelum lagi-lagi menuju ke Milan.

Nicola Legrottaglie – Legrottaglie membela Juventus antara tahun 2003 sampai dengan 2011. Dirinya lalu dijual menuju ke AC Milan dengan status agen bebas pada pertengahan musim 2011.

Tetapi, cedera berat menjadikan defender berkewarganegaraan Italia tersebut sekadar bertanding sesekali untuk Rossoneri. Dirinya lalu menambahkan karirnya di Catania sampai dengan retired tahun 2014.

Marco Storari – Storari ditendang menuju ke Juventus pada 2010 sekitar empat, lima juta € tahun 2010. Dirinya susah bertindak sebagai keeper inti Rossoneri yang berakibat ambil keputusan angkat kaki menuju ke kesebelasan lawan.

Storari sekadar bertindak sebagai pelapis Gianluigi Buffon di Juventus. Meski demikian, mampu turut serta menikmati berbagai gelar dengan Si Nyonya Tua di antaranya 4 trofi Scudetto.

Andrea Pirlo – Laporan dari berita bola terlengkap mengatakan, bintang yang beroperasi sebagai gelandang berkewarganegaraan Italia ini enggak diperpanjang perjanjian kontraknya oleh AC Milan lantaran disebut masanya telah selesai. Juventus lalu bergerak dengan cepat untuk mempekerjakan Pirlo.

Keputusan Bianconeri ini pada nyatanya begitu bagus. Lantaran, Pirlo turut serta menghantarkan Juventus memperoleh 4 Scudetto dengan back to back.

Alessandro Matri – AC Milan menandatangani lagi-lagi Matri dari Juventus tahun 2013. Sebelumnya Matri memang sempat bermain untuk Milan tahun 2003-2007.

Pada masa ke-2 di Milan, Matri masih, susah dan sekadar bertanding 15 kali. Dirinya telah dipindahkan berstatus pinjaman lagi menuju ke Juventus pada tengah musim 2015.

Mattia De Sciglio – De Sciglio ialah defender bimbingan akademi AC Milan. Dirinya dapat bermain di skuat inti Rossoneri tahun 2011.

Sehabis bertanding 6 kompetisi musim di San Siro, De Sciglio lalu diberitakan situs livesore bola terupdate akan ditendang menuju ke Juventus tahun 2017. Musim sebelumnya, dirinya main sebanyak dua puluh kali untuk Si Nyonya Tua serta turut serta meraih piala Serie A dan Coppa Italia.

Tatap Kompetisi musim Baru, Firmino Siap Raih Piala Dengan Liverpool

Penyerang Liverpool, Roberto Firmino, lagi diselimuti dengan kepercayaan tinggi menyongsong pembukaan kompetisi musim baru. Pesepakbola berkewarganegaraan Brasil ini mengungkapkan bila dia bakalan mencoba untuk menghantarkan kesebelasannya mendapat gelar.

Kinerja Firmino di barisan ujung tombak, dengan Mohamed Salah serta Sadio Mane, mampu menjadikan The Reds bertindak sebagai satu diantara sejumlah skuat yang bagus di Eropa. Gara-gara kegarangannya, dirinya mampu memperoleh tempat di hati fans kesebelasannya.

Sayangnya, dirinya masih enggak dapat mempersembahkan trofi untuk kesebelasan yang berbasis di Merseyside tersebut. Pada musim sebelumnya, Liverpool sempat dapat melaju menuju partai puncak Liga Champions. Enggak beruntung, mereka menelan kekalahan di tangan Real Madrid serta mesti bahagia dengan status peringkat ke 2.

Optimisme para suporter terhadapnya menjadikan Firmino kian termotivasi untuk mendapat gelar di kompetisi musim berikutnya. Dan menyongsong pembukaan kompetisi musim, laki-laki menginjak usia 26 tahun ini menegaskan janjinya mempersembahkan trofi.

“Aku masih terus tergerak dengan kasih sayang diperlihatkan penggemar terhadap aku. Hal tersebut kasih aku motivasi yang sedikit lebih besar untuk menghantarkan keberhasilan untuk kesebelasan ini,” kata Firmino terhadap FourFourTwo yang merupakan website berita bola terupdate.

“Memenangkan gelar selalu krusial untuk Liverpool. Terlebih trofi Premier League, sesuatu yang rombongan saya harapkan sejauh tahun-tahun yang lalu. Team saya bakalan berusaha untuk memperoleh trofi tersebut lagi, dan yang lain juga,” tandasnya.

Firmino mengklaim bangga dan bersyukur mampu memperoleh kans berlaga di Liverpool. Buatnya, main di Anfield menyediakan kebahagiaan tersendiri.